Homeschooling

Homeschooling adalah sekolah yang proses belajar mengajarnya diluar lingkungan sekolah formal, antara lain bisa di rumah, kebun, perpustakaan, museum, kebun binatang, bahkan bisa juga dilakukan di pasar yang disesuaikan dengan tema yang sedang berjalan.

Materi homeschooling yang dipergunakan sama dengan yang di sekolah formal terutama yang berkaitan dengan kurikulum. Bedanya program homeschooling disesuaikan dengan kemampuan anak, sebaiknya anak yang menjadi subyek bukan kurikulumnya. Sehingga pada akhirnya kurikulum yang menyesuaikan dengan si anak itu sendiri.

Anak yang mengikuti program homeschooling akan memiliki keinginan kuat untuk mempelajari hal-hal sulit, terutama pada anak-anak berkebutuhan khusus.

Anak akan belajar secara akademis dan kehidupan secara simulasi, misal tentang sesuatu hal yang bisa dilakukan di dalam dan luar rumah serta lingkungan.

Anak yang mengikuti program homeschooling dapat belajar dengan rasa nyaman dan terhindar dari rasa takut, seperti bully atau teman yang terlalu mendominasi.

Anak yang bisa mengikuti program homeschooling adalah dari keluarga dengan tingkat ekonomi rendah, dikarenakan dengan ekonomi keluarga yang pas-pasan pendidikan menjadi sesuatu hal yang dirasa mahal dan sulit terjangkau.

Selain itu juga bisa disebabkan si anak trauma dengan sekolah umum/formal, dengan beberapa penyebab diantaranya adanya kekerasan secara mental maupun fisik.

Ada juga karena faktor psikologis si anak tidak bisa mengikuti standar pendidikan berdasarkan kurikulum, mereka tertekan dan stres bahkan frustasi karena pelajaran-pelajarannya sangat berat.

Pekerjaan orangtua yang sering berpindah-pindah tempat juga bisa menjadi satu alasan untuk memilih program homeschooling. Jika menempuh pendidikan secara kurikulum si anak akan kesulitan beradaptasi dengan tempat yang baru serta standart kurikulum yang berlaku ditempat itu.

Yang paling sangat membutuhkan program homeschooling ini adalah anak dengan kebutuhan khusus, antara lain anak pengidap ADHD/ADD (Attention Dehydration Hyperactive Disorder/Attention Dehydratin Disorder), autistik, down syndrome, dan gangguan emosi. Soalnya tidak semua sekolah formal bersedia menerima anak-anak yang berkebutuhan khusus, karena mereka harus mempunya program belajar yang disebut dengan IEP (Individualized Education Plan)

Beberapa program Hioe Homeschooling yang sudah di laksanakan adalah :

•  Remedial Program untuk tingkat taman kanak- kanak
•  Tematic Program untuk tingkat SD & SMP
•  Individual program Untuk anak – anak berkebutuhan Khusus
•  Art and Craft
•  Science
•  Matematika yang menyenangkan dengan  material dan metode cerita
•  Parent Support Group

Untuk mengetahui biaya bergabung di HIOE Homeschooling silahkan email ke : homeschooling@hioemanagement.com

 

 

 



Comments are closed.